bisa kah kita menggores kan takqdir
sementara hati menangis
jendela hati tertutup tragis
debu jalanan berserakan berpasir
ku coba membuka mata hati
walau diri berlumur debu debu dosa
adakah setitik cinta nan berakti
mengobati luka jiwa nan durja
harus kah air mata tumpah di musin gugur ini
sementara akasia berguguran kekeringan
ku bohon kan bada nisan tangisan malam
tentang bait nya ditingal kan dambaan
ku gantung kan asa pada rembulan
tentang kasih cinta di masa mendatang
kan ku semai di semak belukar
tentang cinta nan taksampai
perpisahan kan menyelma jua
pada bunga dan daun nan berguguran
musin gugur sepi ku rasa
musin bunga ku gores kan cinta
Senin, 25 April 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar