Profile

Senin, 25 April 2011

Terpaku dimalam hari serasa sendu 
Menyelimuti hati yang bimbang karnanya
Tak ada daya yang dapat ku cerna 
Hanya sedih…. sedih yang aku derita

           Aku pahami semua kekilafanku 
           Tapi sesak…sesak nafasku menangisi nasipku
 Seakan aku ingin pergi jauh darinya
 Mengejar impian impian yang tiada pasti

Malam yang sunyi aku sendiri
Seakan meronta meronta  duniaku
Jalan apa yang harus ku tempuh
Tak tau ku harus kemana mencari

 Hatiku bercabang seperti langit
 Hatiku berguncang seperti ayunan
 Mencoba mencoba mencari kekasihku
 Dambaan hati yang sedang  ragu dan bimbang

Pagi ku sendu dan tak berawan
Inginku mengapai semua mimpiku
Tapi aku harus selalu menerima nasipku
Dia…. Dia.. yang ku damba ragu dalam keputusan 

 Tuhan kenapa dia engkau pertemukan denganku
 Mungkin takkan begini yang terjadi padaku
 Rasanya terlalu besar harapan yang ku inginkan padanya
 Sehingga sampai sekarang begitu bimbang kalbuku

Tidak ada komentar: